Daftar Blog Saya

Jumat, 30 Januari 2009

SARIAWAN? Jangan cepat-cepat menuding shaum sebagai penyebabnya. Beberapa literatur kesehatan mengungkap sariawan dapat terjadi karena kurang vitamin C, B12, zat besi, infeksi bakteri, luka gigit karena susunan gigi tak rata, pengaruh gigi palsu, kawat gigi, atau stres.

Dokkter gigi RSIJ Cempaka Putih dalam dalam wawancaranya mengungkapkan, penyebab pasti sariawan seringkali tidak jelas. Tapi kebanyakan kasus sariawan disebabkan kebersihan mulut yang tak terjaga. Kemungkinan bakteri jahat masuk lewat mulut bersama ketika makan atau minum.

'Biasanya bakteri lebih dulu menempel di selaput lendir di rongga mulut. Kalau kita malas menjaga kebersihan mulut, risiko infeksi bakteri otomatis tinggi. Di samping higienisitas area mulut, sariawan berkaitan juga reaksi imun tubuh,' jelas Sri Handayanti

Aktivitas bakteri jahat di ronga mulut bisa diminimalisasi dengan rajin sikat gigi termasuk membersihkan permukaan lidah, berkumur dengan rebusan daun sirih, atau dengan obat kumur yang sudah terdaftar di badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) dan Departemen Kesehatan RI.

Pada kondisi tertentu bakteri tadi bisa menyebabkan kondisi organ pencernaan seperti tidak seimbang. Kondisi ini oleh orang awam biasa disebut panas dalam.

'Bila lambung panas, timbul sariawan di bibir disertai hawa mulut panas dan terkadang bau. Panas di usus kecil menyebabkan kencing berkurang dan berwarna kemerahan, buang air besar agak susah, sariawan di gusi atau lidah,' jelas Handrawan melalui situs kompas.com.

Bakteri, virus, parasit, atau kuman penyebab sariawan, sebenarnya takkan bereaksi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh kuat. Daya tahan optimal bisa dicapai tubuh mendapat asupan makanan bergizi, cukup sayur, buah, serta protein. Kita juga perlu istirahat cukup dan olahraga teratur. (rry)

Bentengi dengan Makanan Bergizi
* Bakteri, virus, parasit, atau kuman penyebab sariawan tidak akan bereaksi pada orang dengan daya tahan tubuh tinggi
* Daya tahan tubuh bisa dicapai dengan asupan makanan bergizi
* Juga sayur, buah, protein, dan istirahat yang cukup serta olahrata teratur

Agar-agar Cincau Kaya Manfaat
FARMAKOLOGI Tiongkok mencatat, tanaman cincau bermanfaat buat meredakan gejala panas dalam, antidemam, antiracun, bahkan menurunkan tekanan darah.

Tumbuhan ini mengandung karbohidrat, zat lemak (10%), alkaloid siklein, kardioplegium, tentradine, dimetil tenradine, pilifenol, sapinoid, dan flavonoida.

Para orangtua juga telah lama merasakan manfaat menggunakan cincau hitam maupun hijau bagi kesehatan. Cincau biasanya dijual di pasar maupun supermarket dalam bentuk agar-agar sebagai bahan minuman segar.

Tapi kalau ingin membuat agar-agar cincau pun tak terlalu sulit. Daun segar tumbuhan cincau dicuci dan ditumbuk hingga lumat, lalu dicampur air matang hangat. Campuran itu disaring dan didiamkan sampai mengental. Tambahkan sirup gula secukupnya dan minum tiga kali sehari.

Pengobatan secara alami lainnya :
1. 11 kuntum bunga belimbing asam, asam jawa, dan gula merah.. Rebus bersama - sama dengan dua gelas air sampai mendidih hingga tinggal satu gelas. Minum pagi dan sore.
2. Berkumur dengan air hangat yang sudah dicampur garam
3. Daun sirih. Dapat dikunyah langsung atau daun direbus terlebih dahulu. Air hasil rebusan setelah disaring dapat diminum. Dalam daun sirih terdapat antioksidan dan pembunuh bakteri sehingga membuat sariawan tidak betah lama - lama.
Kunyit Bisa Menolong :
Kunyit atau dalam bahasa Jawa disebut kunrir, bisa menolong meringankan siksaan sariawan. Bahkan mengonsumsi kunyit bisa mencegah. Caranya gampang, yakni sbb :
1. Ambil sekitar 2 ruas kunyit, lalu parut hingga halus
2. Beri sedikit air putih matang, kira - kira 2 sendok makan
3. Saring dan tambahkan sedikit madu
4. Lalu minum teratur tiga kali sehari. Langkah ini bisa mempercepat penyembuhan sariawan
Selamat mencoba.
(end_myseven)

Tidak ada komentar: